Pembuatan Sediaan Balsam Menggunakan Ekstrak Ocimun (Daun Kemangi) Dengan Teknik Maserasi
DOI:
https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2a.459Kata Kunci:
Bahan alam, Balsam, Ekstrak daun kemangi, MaserasiAbstrak
Balsam merupakan produk setengah padat yang diperuntukkan untuk pemakaian topikal pada kulit atau selaput lendir yang berfungsi untuk melindungi atau melemaskan kulit sebagai sarana menghilangkan rasa sakit atau nyeri. Tanaman kemangi (ocimum basilicum L) memiliki banyak kandungan kimia antara lain saponin, flavonod, tanin, dan minyak atsiri yang dapat dikembangkan sebagai suplemen herbal. Tujuan penelitian untuk mengetahui formulasi yang baik dalam pembuatan balsam ekstrak daun kemangi sehingga dapat di ketahui sediaan balsam daun kemangi tersebut dapat menghasilkan mutu fisik yang baik.. Dilakukan proses maserasi pada simplisia daun kemangi untuk mendapatkan ekstraksi nya, Beberapa pengujian dilakukan untuk menemukan hasil kualitas dari sediaan formula yang dibuat. Antara lain : uji Organoleptis dengan bentuk semi padat, memiliki warna hijau lumut dan berbau menyerupai minyak angin. Kemudian dilakukan uji pH yang mendapat hasil sebesar 5,5 yang berarti memiliki sifat asam. Pada uji daya sebar tanpa beban 100 gram mendapatkan hasil 3 cm dengan bentuk horizontal dan dengan menggunakan beban 100 gram mendapatkan hasil sebesar 3,5 cm dengan bentuk vertikal. Dan uji daya lekat dengan waktu 1 menit menunjukkan sediaan balsam melekat baik pada kaca arloji. Untuk pengujian stabilitas, tidak adanya perubahan yang terjadi dan warna nya sangat terjaga stabil tetapi aroma sediaan balsam sudah tidak tercium lagi.
Referensi
Anastasia, S. H. (2019). Formulasi Sediaan Balsem Minyak Atsiri Tanaman Sereh (Cymbopogon nardus (L). Rendle). Global Health Science, 4(3), 105–108.
Farmakope Herbal. (2017). Herbal Indonesia Herbal. Pocket Handbook of Nonhuman Primate Clinical Medicine, 307–310.
Kiptiah, M., Ilmannafian, A. G., Darmawan, M. I., & Yulianti, D. A. (2022). Analisis Balsem Stik Aroma Serai Wangi (Citronella Oil) dengan Penambahan Minyak Jahe. Jurnal Teknotan, 16(1), 13. https://doi.org/10.24198/jtvol16n1.3
Lumentut, N., Edi, H. J., & Rumondor, E. M. (2020). Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Kulit Buah Pisang Goroho (Musa acuminafe L.) Konsentrasi 12.5% Sebagai Tabir Surya. Jurnal MIPA, 9(2), 42. https://doi.org/10.35799/jmuo.9.2.2020.28248
Luntungan Lucia C.; Rumengan Pipih Aldian H.; Mandey, I. F. M. . S. (2017). The Effects of Nanochitosan Coating to Phenolic Compounds of Basil Leaf (Ocimum basilicum L) Extracts. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pangan, 5(Vol 5, No 2 (2017)), 20–25. http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/itp/article/view/19713
Muchtaridi. (2015). Penelitian Pengembangan Minyak Atsiri Potensinya Sebagai Produk Sediaan Farmasi. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 17(3), 80–88.
Naibaho, O. H., Yamlean, P. V. Y., & Wiyono, W. (2013). Pengaruh Basis Salep Terhadap Formulasi Sediaan Salep Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) Pada Kulit Punggung Kelinci yang Dibuat Infeksi Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Farmasi-UNSRAT, 2(02), 27–34.
Rahmawati Zain, K., Nugraha, M. T. A., & Purwaliyanti, E. D. (2023). FORMULASI DAN EVALUASI BALSAM EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) DENGAN PENAMBAHAN NIPAGIN SEBAGAI BAHAN PENGAWET. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan Dan Analisisnya, 3(2), 75–84. https://doi.org/10.56399/jst.v3i2.31
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Haryo Bayu Nugroho, Muhammad Noval F, Feronicha Elisabeth, Zahra Anaswa, Angeline Handayani, Rifa Naflah, Yeni Marsela

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








