Asuhan keperawatan pasien acute respiratory failure et causa ensefalopati uremikum di ICU: Studi kasus

Penulis

  • Ecy Oktaviana Monicha Universitas Syiah Kuala
  • Jufrizal Jufrizal Universitas Syiah Kuala
  • Aklima Aklima Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i1.1344

Kata Kunci:

Acute respiratory failure, Asuhan Keperawatan, Ensefalopati Uremikum

Abstrak

Latar belakang: Acute respiratory failure (ARF) merupakan kondisi kritis dimana sistem pernapasan gagal untuk mempertahankan pertukaran gas yang memadai yang ditandai dengan hipoksemia atau hiperkapnia atau keduanya. Salah satu faktor penyebab ARF adalah ensefalopati uremikum. Pasien dengan ensefalopati uremikum akan terjadi penumpukan ureum sehingga pasien mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma, yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk mempertahankan ventilasi spontan. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk dengan melakukan dan mendeskripsikan asuhan keperawatan pada pasien dengan acute respiratory failure et causa ensefalopati uremikum. Metode:Penelitian  ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan bahwa diagnosa yang muncul pada Ny. AR yaitu risiko aspirasi dengan rencana keperawatan pencegahan aspirasi, gangguan pertukaran gas dengan rencana keperawatan manajemen ventilasi mekanik, penurunan kapasitas adaptif intrakranial dengan rencana keperawatan peningkatan tekanana intrakranial dan ketidakstabilan glukosa darah dengan rencana keperawatan manajemen hiperglikemia. Kesimpulan: Terdapat sebagian perbaikan pada kondisi pasien seperti terjadi peningkatan kesadaran, tidak terdapat residu lambung, dan tidak terdengar suara napas tambahan namun harus dilakukan peningkatan intervensi lainnya diakibatkan kondisi pasien yang belum stabil. Rekomendasi: Diharapkan pelaksanaan penanganan pasien dapat dilakukan segera dengan intervensi yang menunjang perbaikan kondisi pasien dan terus meningkatkan asuhan keperawatan pada pasien acute respiratory failure.

Referensi

Ardehali, S. H., Fatemi, A., Rezaei, S. F., Forouzanfar, M. M., & Zolghadr, Z. (2020). The Effects of Open and Closed Suction Methods on Occurrence of Ventilator Associated Pneumonia; a Comparative Study. Archives of Academic Emergency Medicine, 8(1), e8.

Center for Disease Control and Prevention. (2013). Prevalence of end stage renal disease. USA: Centers of Disease Control and Prevention. Center for Disease Control and Prevention. https://nccd.cdc.gov/ckd/detail.aspx?QNum =Q67

Chang, J. C. (2019). Acute Respiratory Distress Syndrome as an Organ Phenotype of Vascular Microthrombotic Disease: Based on Hemostatic Theory and Endothelial Molecular Pathogenesis. Clinical and Applied Thrombosis/Hemostasis, 25. https://doi.org/10.1177/1076029619887437

Claudia G. Olano; Sami M. Akram; Muhammad F. Hashmi; Harshil Bhatt. (2024). Uremic Encephalopathy. NCBI: Statpearls Publishing. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK564327/

Diamond, M., Peniston, H. L., Sanghavi, D. K., & Mahapatra, S. (2024). Acute Respiratory Distress Syndrome.

Dünser, M. W., & Schultz, M. J. (2019). Sepsis Management in Resource-limited Settings.

Fajrina, N., dkk. (2022). Asuhan keperawatan pada acute respiratory failure et causa uremic encephalopathy di icu : studi kasus. jim fkep, I, 1–9.

Karema, A. F., Rahardjo, E., Airlangga, P. S., Pujo, B., & Universitas, F. K. (2019). Hipoglikemia Berat pada Pasien Syok Sepsis karena Perforasi Gaster Severe Hypoglycemia in Septic Shock Patients Because of Gastric Perforation. Jurnal Anestesia Dan Critical Care, 11, 145–152.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). ARDS - Acute Respiratory Distress Syndrome. Kementerian Kesehatan RI. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/365/ards--acute-respiratory-distress-syndrome

Lai, C. C., Tseng, K. L., Ho, C. H., Chiang, S. R., Chen, C. M., Chan, K. S., Chao, C. M., Hsing, S. C., & Cheng, K. C. (2019). Prognosis of patients with acute respiratory failure and prolonged intensive care unit stay. Journal of Thoracic Disease, 11(5), 2051–2057. https://doi.org/10.21037/jtd.2019.04.84

Mangastuti, R. S., Oetoro, B. J., St, R., Sumarecon, C., Tangerang, S., Anestesiologi, D., Intensif, T., & Sakit, R. (2014). Penatalaksanaan Anestesi pada Pasien Stroke Hemoragik Anesthetic Management in Patients with Hemorrhagic Stroke. Jurnal Neuroanestesi Indonesia, 3(2), 80–87.

Martin, P. (2023). 6 Sepsis Nursing Care Plan. Nurseslabs. https://nurseslabs.com/sepsis-nursing-care-plans/

Neto, A. S., Schultz, M. J., Festic, E., Adhikari, N. K. J., Dondorp, A. M., Pattnaik, R., Pisani, L., Povoa, P., Martin-Loeches, I., & Thwaites, C. L. (2019). Ventilatory Support of Patients with Sepsis or Septic Shock in Resource-Limited Settings. (A. M. Dondorp, M. W. Dünser, & M. J. Schultz (eds.); pp. 131–149). https://doi.org/10.1007/978-3-030-03143-5_6

Ranti, E. G., Syarif, H., Nurhidayah, I. (2022). Manajemen gagal napas et causa ketoasidosis diabetikum di icu : suatu studi kasus. JIM FKep, 1, 63–70.

Rikomah, S. E., Angraini, Y., & Haque, A. F. (2024). Gambaran pengetahuan dan evaluasi cara penggunaan insulin pen pasien diabetes mellitus di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu. Oceana Biomedicina Journal, 7(1).

Sarkar, M., Niranjan, N., & Banyal, P. K. (2017). Mechanisms of hypoxemia. Lung India : Official Organ of Indian Chest Society, 34(1), 47–60. https://doi.org/10.4103/0970-2113.197116

Yulianti, D., Azhar, Y., & Hayatin, N. (2024). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit THT Menggunakan Metode Dempster Shafer. Jurnal Repositor, 3(1), 8457–8468. https://doi.org/10.22219/repositor.v3i1.31011

Unduhan

Diterbitkan

05-02-2025

Cara Mengutip

Monicha, E. O., Jufrizal, J., & Aklima, A. (2025). Asuhan keperawatan pasien acute respiratory failure et causa ensefalopati uremikum di ICU: Studi kasus. Indonesian Journal of Health Science, 5(1), 72–78. https://doi.org/10.54957/ijhs.v5i1.1344

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama