Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Balsam Dari Kombinasi Minyak Kayu Putih (Cajuputi Oil ) Dan Ekstrak Lengkuas (Alpinia Galanga L)

Authors

  • Muhamad Ardiyansyah Politeknik Kesehatan Hermina
  • Alif Cedric Politeknik Kesehatan Hermina
  • Salsa Dea Ardita Politeknik Kesehatan Hermina
  • Elma Arifiani Politeknik Kesehatan Hermina
  • Rizky Anindya Politeknik Kesehatan Hermina
  • Rahmania Prianti Politeknik Kesehatan Hermina
  • Fani Aprilia Politeknik Kesehatan Hermina

DOI:

https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2a.486

Keywords:

Balsam, Ekstrak lengkuas, Minyak kayu putih

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis yang memiliki berbagai macam sumber daya alam terutama tanaman obat. Di Kota Indramayu ditemukan berbagai jenis tanaman obat yang memiliki beragam kandungan, diantaranya minyak atsiri dan sineol, selain
dapat menghasilkan bau khas aromatik, minyak kayu putih juga memiliki khasiat untuk kesehatan. Lengkuas (Alpinia Galanga L) merupakan tanaman obat yang mengandung diterpene dan eugenol serta mempunyai aktivitas anti fungi. Penggunaan lengkuas (Alpinia galanga L ) secara empiris ialah sebagai obat anti jamur pada area topikal yang telah diketahui sejak lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses formulasi sediaan balsam dari kombinasi zat aktif minyak kayu putih dan ekstrak lengkuas yang memenuhi persyaratan masing-masing pengujian secara fisika maupun kimia. Pengujian dapat dilakukan dengan uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya lekat, uji daya sebar, uji pH dan uji stabilitas. Pada penelitian ini menggunakan pengujian kualitatif dengan menggunakan minyak kayu putih dengan konsentrasi 30% dan ekstrak lengkuas 0,5%. Formulasi sediaan balsam dilakukan
evaluasi untuk mengetahui standar mutu dan kualitas sediaan balsam dengan hasil produk sediaan balam yang baik berdasarkan dari hasil pengamatan uji organoleptik, uji homogenitas, uji daya lekat, uji daya sebar, uji pH dan uji stabilitas. sediaan balsam dari kombinasi formulasi zat aktif minyak kayu putih 30% dan ekstrak lengkuas 0,5% dilakukan beberapa pengujian dengan siklus 5 hari, setelah siklus 5 hari diperoleh hasil yang paling baik pada hari ke-6 untuk pengujian daya lekat dan daya sebar sediaan, dan pada hari ke-6 dan ke-9 untuk hasil pengujian pH.

References

Anastasia, S. H. (2019). Formulasi Sediaan Balsem Minyak Atsiri Tanaman Sereh (Cymbopogon nardus (L). Rendle). Global Health Science, 4(3), 105–108.

Handayani, Y. T., Biadi, S. D., Rahmawati, S., Pebrian, A., Bagus, T., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., & Hermina, P. K. (2023). FORMULASI SEDIAAN BALSAM DARI EKSTRAK TANAMAN. 3(2), 192–198.

Jumardin, W., Amin, S., & Syahdan, N. M. (2015). FORMULASI SEDIAAN BALSEM DARI EKSTRAK DAUN KEMANGI (Ocimum SanctumLinn) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI OBAT TRADISIONAL. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 7(1), 70–75. https://doi.org/10.33096/jifa.v7i1.22

Maghfirah, H., Saisa, S., Lestari, S., & Meilina, R. (2019). Formulasi Balsam Aromatherapy dari Ekstrak Minyak Atsiri Daun Sembung (Blumea balsamifera L.). Journal of Healthcare Technology and Medicine, 4(1), 88. https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i1.170

Nugrahaeni, F., Widayanti, A., & Primatama, G. A. (2022). PENGARUH JENIS MINYAK NABATI TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN BALSAM STICK EKSTRAK ETANOL DAUN KERSEN (Muntingia calabura L.). Jurnal Ilmu Farmasi Dan Farmasi Klinik, 19(1), 08. https://doi.org/10.31942/jiffk.v19i1.6678

Pertiwi, R. D., & Pangestu, M. (2020). Formulasi dan Evaluasi sediaan Balsam Bibir Menggunakan ekstrak Bunga Kembang Sepatu ( Hibiscus r ose sinensis L. ) sebagai Pewarna Alami Formulation and Evaluation of Lip Balm Using the Hibiscus Flower. Archives Pharmacia, 2 Nomor 2, 92–101.

Rahmawati Zain, K., Nugraha, M. T. A., & Purwaliyanti, E. D. (2023). FORMULASI DAN EVALUASI BALSAM EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) DENGAN PENAMBAHAN NIPAGIN SEBAGAI BAHAN PENGAWET. Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan Dan Analisisnya, 3(2), 75–84. https://doi.org/10.56399/jst.v3i2.31

Salsabila, L. S., Shafira, I., Azhar, M. A., Ayu, G., Ryanti, S., Aurelia, R., Apriyani, M., Sitorus, H., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., Hermina, P. K., & Hermina, P. K. (2023). FORMULASI DAN EVALUASI BALSAM AROMA TERAPI MENGGUNAKAN MINYAK LEMON ( OLEUM CITRI . L ) DENGAN CERA. 3(2), 155–160.

Sanjaya, A. T., S, F. A. A., Utari, P., Fatmawati, R. N., & Aeni, R. (2019). Formulasi dan evaluasi sediaan balsam gandapura sebagai aromaterapi.

Warditiani, N., Arisanti, C., Swastini, D., & Wirasuta, I. (2020). Analisa Kesukaan Produk Balsem Aroma Bunga. Jurnal Farmasi Udayana, 9(1), 62. https://doi.org/10.24843/jfu.2020.v09.i01.p09

Yustinah, & Parwati, D. (2020). Pengaruh Massa Ekstrak Daun Eucalyptus globulus ( Myrtaceae ) sebagai Zat Aktif dalam Sediaan Balsam. Jurnal UMJ, 2745(6080), 1–8.

Zulkarnain, I., & Aminullah, A. (2012). Formulasi Minyak-Minyak Menguap Menjadi Sediaan Balsem Counterirritant. Jurnal Ilmiah As-Syifaa, 4(1), 32–41. https://doi.org/10.33096/jifa.v4i1.141

Published

2023-08-11

How to Cite

Ardiyansyah, M., Cedric, A., Ardita, S. D., Arifiani, E., Anindya, R., Prianti, R., & Aprilia, F. (2023). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Balsam Dari Kombinasi Minyak Kayu Putih (Cajuputi Oil ) Dan Ekstrak Lengkuas (Alpinia Galanga L). Indonesian Journal of Health Science, 3(2a), 250–256. https://doi.org/10.54957/ijhs.v3i2a.486